Menu
Cart 0

APA SIH 'GREEN COSMETICS' ?

Posted by Eco Zest on

Kosmetik ramah lingkungan yang mulai kita ketahui belakangan ini, terbuat dari bahan alami tanpa bahan pengawet dan pewarna buatan. Green cosmetics juga tidak membahayakan lingkungan karena proses pengerjaannya menggunakan efisiensi energy, bahkan kemasannya dapat di daur ulang.

Sebenarnya saat ini ada dua macam green cosmetics yaitu natural dan organik.

  • Natural : bahan-bahan kosmetiknya memang menggunakan bahan alami dari alam seperti tumbuh-tumbuhan dan mineraltapi dalam proses pembuatannya masih menggunakan bahan kimia.
  • Organik : bahan-bahan yang digunakan dalam kosmetiknya dikembangkan dengan standar organik. Misalnya, tumbuh-tumbuhan yang digunakan untuk produknya tidak disemprot pestisida dan tidak menggunakan pupuk dari bahan kimia.

APA KEUNTUNGAN DAN KERUGIANNYA?Lebih banyak keuntungan yang kita dapat ketika menggunakan green cosmetics, seperti produknya lebih cepat diserap oleh tubuh karena sifat bahan-bahannya yang alami, dan biasanya tidak menimbulkan efek samping seperti reaksi alergi. Dengan menggunakan green cosmetics kita juga bisa mengurangi bahan kimia yang digunakan untuk kulit, dan produk dengan ramah lingkungan ini mengandung antioksidan lebih banyak yaitu ±40%. Namun kerugiannya adalah karena menggunakan bahan alami dan tanpa bahan pengawet sehingga produk-produknya lebih cepat mengalami kadaluarsa.

Organisasi yang mengatur tentang kosmetik ramah lingkungan adalah Asosiasi Produk Alami (NPA) meskipun belum diresmikan, namun sudah ada beberapa aturan mengenai kosmetik ramah lingkungan

  • Sebuah produk bisa menempelkan label 100% organik jika keseluruhan bahan pembuatnya sudah teruji organik atau memenuhi standar organik Dewan Strandarisasi Organik Nasional. Bahan-bahan tersebut bisa berasal dari flora, fauna, mineral dan termasuk produk sampingannya.
  • Sebuah produk bisa menempelkan label 'organik' jika 95% bahan pembuatnya sudah teruji dan memenuhi standar organik. Sisanya 5 % bisa menggunakan bahan sintetis, jika keberadaannya memang tidak membahayakan kesehatan atau keselamatan penggunanya atau jika memang sudah tidak ada alternatif alami penggantinya.
  • Sebuah produk bisa menempelkan label 'terbuat dari bahan-bahan organik' jika lebih dari 70% bahan pembuatnya sudah teruji dan melalui standar organik.
  • Sebuah produk bisa menempelkan label organic hydrosols jika 70% bahan pembuatnya berasal dari air. Air sebenarnya tidak termasuk dalam bahan organik, namun beberapa produsen kosmetik kemudian mencampurkan air ini dengan tanaman, misalnya bunga2an dan kemudian mencantumkan bahan pembuatnya terbuat dari 'air bunga-bungaan' (flower water).

BAGAIMANA CARA MEMILIH GREEN COSMETICS?

  • Hindari produk kemasan ganda. Misalnya parfum dengan kemasan kotak karton kemudian dilapisi plastik.
  • Cari produk bersertifikasi aman dan ramah lingkungan dari Eco-Cert yang digunakan di lebih dari 80 negara di dunia. Atau cari sertifikasi produk yang dikeluarkan oleh pihak ketiga seperti BIDIH, Australia's OrganicFoodChain, atau USDA Certified Organic.
  • Pilih produk yang tidak menggunakan bahan dari olahan minyak bumi.
    Beliproduk dalam ukuran besar. Supaya tidak membeli produk tersebut terlalu sering sehingga kita bisa mengurangi sampah.
  • Minta contoh produknya, kemudian coba di telapak tangan, supaya mengetahui apakah ada reaksi alergi di kulit atau tidak.

Sebelum membeli kosmetik sebaiknya cari info terlebih dulu tentang produk yang akan digunakan di situs The Environmental Working Group's Skin Deep, yaitu www.cosmeticdatabase.com karena di dalamnya terdapat info mengenai semua produk kosmetik di dunia mulai pembuatan, proses produksi, dan bahayanya.

sumber http://goo.gl/xRlk3P


Share this post



← Older Post Newer Post →


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published.